Rabu, 26 November 2014

REVIEW GENERATOR AC

Assalamualaikum akhi ukhti. . .
Kembali lagi bersama saya mahasiswi nyeleneh yang nyoba ngerjain tugasnya. Setelah ngintip-ngintip blog temen hehehe, saya mau nyoba ngerjain tugas dari dosen tercinta Pak Aris Zainul Muttaqin. Biarpun masih newbie, semoga postingan saya ini ada manfaatnya buat temen-temen yaa...let’s check this out
Kemaren kan aku udah jelasin tentang motor DC, sekarang aku mau nyoba jelasin motor AC (ehem ehem, belagak pinter).Nah dimulai dengan definisinya dulu,”Apakah motor AC itu?”
Motor AC adalah Alat yang mampu menghasilkan arus listrik alias generator yang memiliki arus bolak balik. Tenaga mekanis diubah ke dalam tenaga listrik dengan arus bolak balik, AC itu berasal dari bahasa inggris yaitu Alternating Current.
Oke sudah paham definisi sekarang lanjut ke jenisnya, terbagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Motor AC 1 Phasa
 Dibilang 1 phasa karena hanya terdiri dari 1 kumparan yang digambarkan dalam satu garis, jumlah lilitannya tidak perlu diperhatikan jumlahnya. Ujung kumparan yang satu dijelaskan dengan huruf besar X dan ujung yang lain dengan huruf besar U.
2. Motor AC 3 Phasa
 Dibilang 3 Phasa karena terdiri dari 3 kumparan yang tiap ujung lilitan fasanya diberi tanda pada statornya, ujung lilitan pertama U dan X, ujung lilitan kedua V dan Y, ujung lilitan ketiga W dan Z.
Tanya apalagi? Gimana prinsip kerjanya? Sabar sabar nih mau dijelasin.
Prinsip kerja Generator AC, ingat hukum Faraday yang menyatakan “jika sebatang penghantar berada pada medan magnet yang berubah-ubah maka pada penghantar tersebut akan terbentuk gaya listrik”.
Besar Tegangan generator AC bergantung pada:
1. Kecepatan putaran (N)
2.Jumlah kawat pada kumparan yang memotong fluk (Z)
3.Banyaknya fluk magnet yang dibangkitkan oleh medan magnet (f)
4.Konstruksi generator
Fyuuh...masih ada yang mau tanya lagi? Konstruksi generatornya kayak gimana? oke oke aku jelasin deh,buat kalian apa sih yang nggak?!
Konstruksi Generator AC itu gampang dan simple banget, gak ribet kayak hidup kalian. ,hehehe peace gan. Jadi cuma ada tiga bagian aja yang harus diinget:
pertama, End Bells ini tuh gunanya buat meletakkan bearing sekaligus tutupnya
kedua, Housing kalau yang ini isinya kumparan stator. Stator itu nggak gerak,dia diem aja itu ciri gampangnya buat mengenal stator.
terakhir, Rotor nah kalau dia nih bagian yang bergerak. Kerjanya muteeer terus dan terdiri dari poros,inti,kumparan,cincin geser,dan sikat-sikat.
Nah, buat mengetahui jumlah kutub pada generator ini nih rumusnya:
f = p.n/120
asal mulanya nih rumus begini ceritanya, 1 putaran itu dapat menghasilkan 2 tenaga listrik, perbandingannya mekanik : listrik = 1 : 2. Jadi untuk setiap jumlah magnet harus dibagi 2.
Jadi gini nih awalnya f = p/2 x n/60. kalau n/60 itu tuh asalnya dari jumlah putaran per sekon, 1 menit kan ada 60 detik tuh. Kalau digabung jadinya seperti rumus diatas deh.
f = frekuensi (Hz)
p = jumlah magnet/kutub
n = kecepatan rotor (rpm)
Induksi elektromagnetik adalah proses perubahan dari energi mekanik menjadi energi listrik yang kaitannya dengan konsep fluks magnetik.
Sistem pengisiannya gimana? Sistem pengisian AC ada dua yang pertama secara konvensional yaitu regulator mekanik atau dengan IC regulator. Disini aku cuma mau jelasin yang regulator mekanik aja.
Terdiri dari :
1. Alternator, fungsinya mengubah energi mekanik ke energi listrik. Untuk mengubah arus AC ke DC kita butuh diode yang dipasang jadi satu bagian dengan alternator.
2. Regulator, fungsinya ada 2 yaitu mengatur tegangan dan arus dari alternator dengan cara atur kemagnetan di rotor alternatornya. Fungsi kedua buat mengatur mati dan hidupnya lampu indikator pengisian.
3. Sekering, mutusin arus listrik kalau ada korslet akibat arus berlebihan pada aliran di rangkaiannya (gak lucu kan kalau ntar motor AC nya jadi mleduk).
4. Kunci kontak, menghubungkan atau mutusin aliran ke lampu indicator dan ke regulator. Aliran listrik ke regulator diterusin ke alternator buat menghasilkan magnet pada alternator.
5.Baterai, ,menyimpan arus listrik dan stabilizer tegangan yang dihasilkan sistem pengisian.
Pada umunya generator AC lebih banyak dipakai karena beberapa alasan seperti :
1. Harganya murah (aman di kantong)
2.Perawatannya gampang (generator AC nih gak manja)
3. Display tersedia dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan (banyak pilihan tinggal sesuai keinginan deh)
4. Tahan banting biarpun dipakai buat lingkungan pengoperasian yang keras (kuat broo)
5. fisiknya kecil dibanding generator DC tapi HP nya menyamai (biar kecil,tapi cabe rawit nih)
6. biaya perbaikan murah (sekali lagi,gak bikin kanker alias kantong kering)
7.kemampuan berputarnya diatas ukuran kecepatan kerja di nameplatenya (yang di nameplate itu standartnya, dengan catatan disesuaikan juga sama daya kerja yang dibutuhin kalau emang butuh yang dayanya gede ya beli yang generator AC yang HP nya tinggi)
Yup, cukup sekian penjelasan dari saya. Maaf kalau masih kurang lengkap infonya, insyaAllah bisa bantuin kalian yang lagi googling buat ngerjain tugas yang ada hubungannya sama materi ini. Berhubung saya nggak pinter-pinter banget jadi cuma segini yang bisa aku jelasin, kalau masih bingung yah tanya aja sama guru atau dosenmu,jangan tanya aku terus.
Buat dosen saya Pak Aris, semoga tugas saya dikasih nilai yang bagus ya pak hehe *ngarep mode on
Eh, jangan lupa sering berkunjung ke blog ku ini yaa...apalagi sama-sama anak mesin kan jarene SOLID, DULUR SAKLAWASE...hehe maaf geje. Udah ah pacapanya, capek ngetik nih.
Wassalamualaikum wr wb, akhi ukhti.... Salam PLUR buat semuanya...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar