Assalamualaikum
akhi ukhti. . .
Kembali lagi
bersama saya mahasiswi nyeleneh yang nyoba ngerjain tugasnya. Setelah
ngintip-ngintip blog temen hehehe, saya mau nyoba ngerjain tugas dari dosen
tercinta Pak Aris Zainul Muttaqin. Biarpun masih newbie, semoga postingan saya
ini ada manfaatnya buat temen-temen yaa...let’s check this out
Kemaren kan aku
udah jelasin tentang motor DC, sekarang aku mau nyoba jelasin motor AC (ehem
ehem, belagak pinter).Nah dimulai dengan definisinya dulu,”Apakah motor AC
itu?”
Motor AC adalah
Alat yang mampu menghasilkan arus listrik alias generator yang memiliki arus
bolak balik. Tenaga mekanis diubah ke dalam tenaga listrik dengan arus bolak
balik, AC itu berasal dari bahasa inggris yaitu Alternating Current.
Oke sudah paham
definisi sekarang lanjut ke jenisnya, terbagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Motor AC 1
Phasa
Dibilang 1 phasa karena hanya terdiri dari 1
kumparan yang digambarkan dalam satu garis, jumlah lilitannya tidak perlu
diperhatikan jumlahnya. Ujung kumparan yang satu dijelaskan dengan huruf besar
X dan ujung yang lain dengan huruf besar U.
2. Motor AC 3
Phasa
Dibilang 3 Phasa karena terdiri dari 3
kumparan yang tiap ujung lilitan fasanya diberi tanda pada statornya, ujung
lilitan pertama U dan X, ujung lilitan kedua V dan Y, ujung lilitan ketiga W
dan Z.
Tanya apalagi?
Gimana prinsip kerjanya? Sabar sabar nih mau dijelasin.
Prinsip kerja
Generator AC, ingat hukum Faraday yang menyatakan “jika sebatang penghantar
berada pada medan magnet yang berubah-ubah maka pada penghantar tersebut akan
terbentuk gaya listrik”.
Besar Tegangan
generator AC bergantung pada:
1. Kecepatan
putaran (N)
2.Jumlah kawat
pada kumparan yang memotong fluk (Z)
3.Banyaknya fluk
magnet yang dibangkitkan oleh medan magnet (f)
4.Konstruksi
generator
Fyuuh...masih ada
yang mau tanya lagi? Konstruksi generatornya kayak gimana? oke oke aku jelasin
deh,buat kalian apa sih yang nggak?!
Konstruksi
Generator AC itu gampang dan simple banget, gak ribet kayak hidup kalian.
,hehehe peace gan. Jadi cuma ada tiga bagian aja yang harus diinget:
pertama, End Bells
ini tuh gunanya buat meletakkan bearing sekaligus tutupnya
kedua, Housing
kalau yang ini isinya kumparan stator. Stator itu nggak gerak,dia diem aja itu
ciri gampangnya buat mengenal stator.
terakhir, Rotor nah
kalau dia nih bagian yang bergerak. Kerjanya muteeer terus dan terdiri dari
poros,inti,kumparan,cincin geser,dan sikat-sikat.
Nah, buat
mengetahui jumlah kutub pada generator ini nih rumusnya:
f = p.n/120
asal mulanya nih
rumus begini ceritanya, 1 putaran itu dapat menghasilkan 2 tenaga listrik,
perbandingannya mekanik : listrik = 1 : 2. Jadi untuk setiap jumlah magnet
harus dibagi 2.
Jadi gini nih
awalnya f = p/2 x n/60. kalau n/60 itu tuh asalnya dari jumlah putaran per
sekon, 1 menit kan ada 60 detik tuh. Kalau digabung jadinya seperti rumus
diatas deh.
f = frekuensi (Hz)
p = jumlah
magnet/kutub
n = kecepatan
rotor (rpm)
Induksi
elektromagnetik adalah proses perubahan dari energi mekanik menjadi energi
listrik yang kaitannya dengan konsep fluks magnetik.
Sistem
pengisiannya gimana? Sistem pengisian AC ada dua yang pertama secara
konvensional yaitu regulator mekanik atau dengan IC regulator. Disini aku cuma
mau jelasin yang regulator mekanik aja.
Terdiri dari :
1. Alternator,
fungsinya mengubah energi mekanik ke energi listrik. Untuk mengubah arus AC ke
DC kita butuh diode yang dipasang jadi satu bagian dengan alternator.
2. Regulator,
fungsinya ada 2 yaitu mengatur tegangan dan arus dari alternator dengan cara
atur kemagnetan di rotor alternatornya. Fungsi kedua buat mengatur mati dan
hidupnya lampu indikator pengisian.
3. Sekering,
mutusin arus listrik kalau ada korslet akibat arus berlebihan pada aliran di
rangkaiannya (gak lucu kan kalau ntar motor AC nya jadi mleduk).
4. Kunci kontak,
menghubungkan atau mutusin aliran ke lampu indicator dan ke regulator. Aliran
listrik ke regulator diterusin ke alternator buat menghasilkan magnet pada
alternator.
5.Baterai, ,menyimpan
arus listrik dan stabilizer tegangan yang dihasilkan sistem pengisian.
Pada umunya generator
AC lebih banyak dipakai karena beberapa alasan seperti :
1. Harganya murah
(aman di kantong)
2.Perawatannya
gampang (generator AC nih gak manja)
3. Display
tersedia dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan (banyak pilihan tinggal sesuai
keinginan deh)
4. Tahan banting
biarpun dipakai buat lingkungan pengoperasian yang keras (kuat broo)
5. fisiknya kecil
dibanding generator DC tapi HP nya menyamai (biar kecil,tapi cabe rawit nih)
6. biaya perbaikan
murah (sekali lagi,gak bikin kanker alias kantong kering)
7.kemampuan
berputarnya diatas ukuran kecepatan kerja di nameplatenya (yang di nameplate
itu standartnya, dengan catatan disesuaikan juga sama daya kerja yang dibutuhin
kalau emang butuh yang dayanya gede ya beli yang generator AC yang HP nya
tinggi)
Yup, cukup sekian
penjelasan dari saya. Maaf kalau masih kurang lengkap infonya, insyaAllah bisa
bantuin kalian yang lagi googling buat ngerjain tugas yang ada hubungannya sama
materi ini. Berhubung saya nggak pinter-pinter banget jadi cuma segini yang bisa
aku jelasin, kalau masih bingung yah tanya aja sama guru atau dosenmu,jangan
tanya aku terus.
Buat dosen saya
Pak Aris, semoga tugas saya dikasih nilai yang bagus ya pak hehe *ngarep mode
on
Eh, jangan lupa sering
berkunjung ke blog ku ini yaa...apalagi sama-sama anak mesin kan jarene SOLID,
DULUR SAKLAWASE...hehe maaf geje. Udah ah pacapanya, capek ngetik nih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar